Konstruksi Modal Sosial Berbasis Religiusitas Kultural dalam Akselerasi Inklusi Epistemik dan Digitalisasi Ekosistem Zakat

Authors

  • Mu'tadi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Keywords:

Literasi Zakat, Inklusi Keuangan Islam, BAZNAS Bangkalan,Theory of Planned Behavior, FinTech Zakat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan dinamika literasi zakat yang dikembangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangkalan serta implikasinya terhadap perluasan inklusi pembayaran zakat. Mengintegrasikan konsep literasi zakat kontemporer dan teori perilaku terencana (Theory of Planned Behavior) serta model penerimaan teknologi (TAM), penelitian kualitatif deskriptif ini mengkaji fenomena kepatuhan muzakki secara mendalam. Data dihimpun melalui observasi lapangan, dokumentasi laporan berkala, serta wawancara mendalam bersama komisioner BAZNAS Bangkalan, praktisi filantropi, dan representasi masyarakat sipil. Hasil riset menunjukkan bahwa BAZNAS Bangkalan menerapkan strategi kemitraan institusional berbasis sistem pemotongan otomatis (automatic payroll system) yang sukses mendongkrak inklusi pembayaran di sektor formal dari 30% menjadi 90%. Kendati demikian, penetrasi program edukasi di klaster non-formal dan pedesaan masih terhambat oleh kuatnya preferensi penyaluran zakat secara langsung (informal-personal) akibat krisis kepercayaan serta minimnya penguasaan teknologi digital. Peningkatan literasi terbukti mampu mentransformasikan tata kelola amil ke arah digitalisasi (QRIS dan pelaporan elektronik), meskipun diperlukan adaptasi pendekatan kultural-keagamaan guna mereduksi kesenjangan inklusi antara masyarakat perkotaan-formal dan pedesaan-informal.

Published

07/08/2026

How to Cite

Mu'tadi. (2026). Konstruksi Modal Sosial Berbasis Religiusitas Kultural dalam Akselerasi Inklusi Epistemik dan Digitalisasi Ekosistem Zakat . Dhirham: Journal of Sharia Economics, Banking and Finance, 1(1), 51–56. Retrieved from http://ojs.scientialitera.com/index.php/dhirham/article/view/81